Usah Kau Lara Sendiri
Kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu, tak terbiasa kudapati terdiam mendura, Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu, sekilas galau mata ingin berbagi cerita, Kudatang sahabat, bagi jiwa saat batin merintih, usah kau lara sendiri masih ada asa tersisa, Letakkanlah tanganmu di atas bahuku, biar terbagi beban itu dan tegar dirimu, depan sana cah'ya kecil tuk memandu, tak hilang arah kita berjalan menghadapinya, Sekali sempat kau mengeluh, kuatkah bertahan?satu persatu jalinan kawan beranjak menjauh...
that what a frendz for...
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home