September 30, 2004

Brunei Menuju Demokrasi

Era demokrasi mulai berhembus dikawasan asia tenggara setelah indonesia berhasil menjadi negara paling demokrasi di kawasan ini, berikutnya akan menyusul negara monarki Brunei darusalam seperti saya kutip di harian Jawa Pos edisi kamis 30 September.

Setelah 42 tahun menunggu, pemilihan umum Brunei tinggal menunggu waktu. Kemarin, Sultan Hassanal Bolkiah menyetujui amandemen konstitusi yang diajukan parlemen.

Tanpa banyak bertanya, salah satu orang terkaya di dunia itu langsung menandatangani amandemen Konstitusi 1959 warisan Inggris yang selama ini dipakai Brunei. Dengan begitu, negeri kecil kaya minyak tersebut segera menggelar pemilu untuk kali pertama, sejak pemilu terakhir 1962 lalu.

"Amandemen konstitusi itu memberikan kesempatan bagi warga Brunei untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan negara ini," papar Bolkiah dalam pidato yang disampaikan dalam bahasa Melayu.

Persetujuan Bolkiah terhadap amandemen konstitusi itu merupakan langkah berikutnya dari angin demokrasi yang diembuskannya belakangan ini. Itu diawali dengan diaktifkan kembali parlemen setelah dibekukan selama 40 tahun.

Perubahan politik di Brunei tersebut ditanggapi positif sejumlah pengamat politik. Mereka menilai, langkah Brunei itu sebagai adaptasi dengan globalisasi.

Selain itu, Brunei tidak ingin tersisihkan dari pergaulan dunia. Terutama, kompetisi investasi di era pasar bebas dengan negara tetangga Asia Tenggara lain.

"Sultan mengingatkan rakyatnya bahwa Brunei sedang berubah. Itu sangat baik dan positif. Namun, sultan menekankan masih harus kerja keras agar pemilu benar-benar terwujud. Masalahnya, kita belum punya gambaran metode pemilu yang cocok," papar seorang pejabat mengutip pidato sultan.

Semoga saja perubahan sistem demokrasi di Brunei berjalan penuh kedamaian jangan sampai bergejolak seperti yang terjadi di Indonesia.

September 28, 2004

Andaikah Kau datang?

Andaikah Kau Datang
Voc. Ruth sahanaya
Cipt. Koes Plus
Album : Salute to Koes Plus "Erwin Gutawa"

Terlalu indah dilupakan
Terlalu sedih dikenang
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau kutinggalkan

betapa hatiku bersedih
mengenang kasih dan sayangmu
setulus pesan kepadaku
engkau khan menunggu

#reff
andaikan kau datang kembali
jawaban apa yg khan kuberi
adakah jalan yg kau temui
untuk kita kembali lagi

betapa hatiku bersedih
mengenang kasih dan sayangmu
setulus pesan kepadaku
engkau khan menunggu


besinarlah bulan purnama
seindah setulus cintanya
bersinarlah terus sampai nanti
lagu ini kuakhiri


gwe suka dengan lagu ini sewaktu di dashboard mobil ada sebuah kaset dengan judul Album, "Salute to Koes Plus" Arransement ulang komposer kenamaan Indonesia, Erwin Gutawa. Gak tau kaset itu punyak siapa? tapi yang pasti Nyokap seneng banget ama koesplus. Kemaren sewaktu berkelana, mendapat mandat nganterin undangan buat resepsinya Kakak, ke Surabaya,Solo,Tuban,TulungAgung dan seterusnya, bener2 perjalanan yang melelahkan. lagu Koes Plus "Andaikah Kau Datang" yang di nyanyiin ulang oleh teteh Uthe dan di aransemen apik ditambah orkestra yang megah by Erwin Gutawa, mampu menjadi OST selama di Perjalanan, nemenin gw tetep nyetir mobil dijalur yang bener, meskipun sedikit membuyarkan konsentrasi. gwe rewind, forward, biar tetep muter di lagu ini, sambil nyetir terkadang pikiran ini melayang-layang Seolah kisah yang menghias disetiap lirik lagu bener2 ditujukan dan diciptakan khusus untuk menghiasi kisah di masa lalu gwe. hahaha so naif but setidaknya itu yang gwe rasakan...

Beheading Amstrong by Sarqawi Militan on Iraq

Setelah miris melihat vcd kerusuhan sampit, dipaksa lg melihat tragedi bom di bali, marriot, kuningan dan kejadian lain yang membuat hati ini tertekan, miris, keluar dari bingkai hati dan akal pikiran sebagai manusia dan sekarang secara tdk sengaja gwe mendownload cuplikan movieklip gerilyawan sarqawi di irak menyembelih kepala Armstrong. seorang warga US yang ditawan oleh gerilyawan di Iraq, sangat mengerikan membuat gwe shock beberapa hari ini. hmm kapankah manusia kembali ke fitrahnya sbg manusia paling mulia, saling mengasihi sesamanya, tidak membunuhi saudaranya ????

Terkutuklah kamu BUSH !!! semua ini bermula dari ulahmu!

jika anda dibawah 18th jangan mendownload klip ini Sumpah!!! Klip terkeji yang pernah gwe lihat. download

September 20, 2004

Michael Moore BLOG

Wajib anda tonton : "Fahrenheit 9/11" sebuah film dokumenter peraih oscar buah karya Michael Moore's. dan andapun berhak mengutuk Bush :) dan ini alamat blognya

Posting terakhir :

1,000 Dead -- How Do You Sleep Mr. Bush?

Watching TV, the anchorman says, "A milestone tonight, the 1,000th American soldier to die in Iraq." 13 soldiers have died in the past two days. We don't know how many Iraqi civilians have died in the bombing of Fallujah and Sadr City today, but hey, they're just Iraqis! All this killing, for what?

Bush now comes on the screen. His shirt is soaked with sweat. It is most days. Have you noticed this? Yes, we are men, and yes, we sweat, but man, this guy is drenched. I feel bad for him. He is not really up to the job of executioner (although it seemed so easy with his death row rat-a-tat-tat back in Texas).

Even though he himself doesn't have to pull the trigger, he knows what his actions have wrought and he sweats the sweat of a man in deep fear that he has doomed not only himself but countless Americans. Men who tell lies sweat like that. Men who cheat sweat like that. But in order to sweat like that you have to have a conscience, an active conscience, a present conscience, a voice that is always there to tell you that you are in violation of some greater law and order. Mr. Bush, his conscience still with him, and his shirt still wet, a thousand Americans now dead for no good reason other than they were willing to trust their commander-in-chief and promised to do whatever was necessary to protect you and me. I honor each and every one of the 1,000 for that, I grieve for them and their families, and I pray that Mr. Bush lies in a bed tonight, his sheets drenched not with sweat but with tears for those young men and women whom he consigned to their deaths.

Later today (Wed.), the Boston Globe, the A.P. and Dan Rather all present new and damning information about how George W. Bush got moved to the front of the line to get in the Texas Air National Guard, and how he then went AWOL. I am putting every ounce of trust I have in my fellow Americans that a majority of them get this, get the injustice of it all, and get the sad, sick twisted irony of how it relates very, very much to our precious Election 2004.
posted by Michael

September 18, 2004

Tentang Bom

"Sudah menjadi sunnatullah seperti juga dengan perpecahan dalam tubuh Islam kalau manusia akan menjadi perusak di bumi tapi juga sudah menjadi sunnatullah kalau manusia juga menjadi pencipta dan pemelihara, ga perlu kutuk-kutukan deh..Presiden mengutuk pelaku bom kuningan, mau dikutuk jadi kodok? Kalau udah terjadi ya udahlah, saya sudah ilang kemarahan, sudah menjadi kesedihan dan kepasrahan, numb, sekarang jalani apa adanya saja"tulisan dengan tanda petik diatas gwe comot dari postingan seorang temen.

Sedikit gusar dengan pernyataan diatas "Sudah Menjadi Sunattullah semuanya itu terjadi" kalo boleh saya merangkum isi semua post diatas, sangat ironi karena Allah sendiri pernah berfirman "Tak akan pernah berubah nasib suatu kaum kalo tidak dirinya sendiri yang akan merubahnya" Intinya segala sesuatu yang menjadi takdir baik dari diri kita maupun yang terjadi pada orang lain pada hakikatnya bisa kita rubah kalaupun kita mau merubahnya, Jadi Tegas bahwa Allah adalah MAHA berkehendak MAHA memegang Takdir tapi tetap manusia diberi kewenangan penuh untuk merubah takdirnya.

Bom kuningan yang terjadi sebenernya bisa kita cegah sehingga bencana kemanusiaan tidak perlu terjadi, Ada peringatan melalui SMS tentang keberadaan bom dan dimana akan diledakkan tapi apa kata Da'i Bachtiar waktu ditanya soal kabar itu "Jakarta dalam keadaan aman terkendali" 24 jam setelah pernyataan itu bom kuningan meledak 200 orang terluka 9 orang tewas mengenaskan, akan teruskah jatuh korban karena perbuatan biadab.

Lain cerita kalo kita selalu waspada setiap peringatan kita tanggapi dengan serius, menakar setiap informasi yang masuk akal, mengingat Bom selalu terjadi dibulan September antara tanggal 9 sampai 11, dilakukan sweeping operasi besar-besaran dan tindakan pencegahan lainnya kita tidak menjamin keberhasilan dari tindakan pencegahan itu tapi setidaknya kita sudah berusaha mengubah takdir yang akan berlaku.

"ga perlu kutuk-kutukan deh..Presiden mengutuk pelaku bom kuningan, mau dikutuk jadi kodok? Kalau udah terjadi ya udahlah, saya sudah bilang kemarahan, sudah menjadi kesedihan dan kepasrahan, numb, sekarang jalani apa adanya saja"
saya sangat tersinggung dengan tulisan teman diatas. Kutuk mengkutuk menurut saya juga tidak sepenuhnya salah, mengkutuk timbul karena luapan emosi karena sebuah perbuatan salah, tidak ada dalam kamus bahasa didunia ini istilah mengkutuk sesuatu yang baik. mengkutuk bersifat seruan agar kebaikan dan kejahatan akan terlihat sangat jelas "Saya sangat mengkutuk aksi pengeboman di Kedubes Australia karena jelas menyengsarakan banyak orang". Ok deh Bom sudah terjadi tapi satu kewajiban bagi kita semua untuk mulai bertindak agar Bom bom berikutnya tidak lagi menyalak.

Kita tidak boleh kalah oleh kepasrahan dan membiarkan semuanya terjadi, bersikap apatis terhadap segala sesuatu yang sudah terjadi. janganlah kita berpasrah hati yang terjadi ya sudahlah terjadi. Kita harus ikut dalam setiap upaya pencegahan agar tragedi kemanusiaan itu tidak terjadi lagi.

Kalo kita selalu mempunya pola pikir sebagai subyek kita akan selalu melihat permasalahan dari sudut pandang kita. Marilah kita mencoba untuk selalu berpikir selain menjadi subyek bagi diri kita sendiri kita juga menjadi obyek bagi orang lain.

Apa yang kita rasakan kalau ternyata yang meninggal karena BOM adalah slaah satu dari keluarga kita, orang yang kita cintai, ayah kita, Suami kita, Istri kita, anak kita? sebagai manusia dan hamba ALLAH yang tak luput dari segala kekurangan pasti kita akan merasa sangat sedih dan kesedihan diciptakan oleh ALLAH pasti mempunya maksud didalamnya, agar kita lebih bertawakal, bahwa ternyata kita adalah maklhuk yang lemah jauh dari kesempurnaan dan MAha segalanya bagi ALLAH. "terkutuklah pembuat kerusakan dimuka bumi"


"Bukan tentang segala hal kerusakan yang sudah terjadi, tapi upaya kita agar kerusakan itu tidak terjadi lagi"

September 16, 2004

Sudah hampir seminggu menempati petak kamar kost yg baru yup gw barusan pindah kost just nyari suasana baru. tp sepinya minta ampun cuman gw sendirian ngendon dikamar belakang, yg lain blum balik dari liburan. cuman jerit riang balita ibu kost, sedikit mengusir rasa sepi. Minggu depan insyaAllah ujian skripsi minta doanya ajah dari temen2 smoga smuanya lancar Ok (posting by WAPblogger)